Pages

Tuesday, February 15, 2022

Standar Industri

 

STANDAR NASIONAL INDONESIA DAN ISO

“MANAJEMEN MUTU”

 

Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Komite Teknis dan ditetapkan oleh BSN. Pada perkembangan era globalisasi saat ini persaingan bisnis berjalan dengan sangat pesat, baik pasar domestic maupun pasar internasional. Sehingga perusahaan harus mampu mengikuti persaingan dalam dunia pasar bebas jika ingin bertahan dan bersaing. Maka dari itu negara-negara masyarakat ekonomi eropa (MEE) bersepakat memunculkan sistem standar yang dikenal dengan istilah International Organization for Standardization (ISO). ISO adalah suatu organisasi standar sistem kualitas di luar pemerintahan yang berdiri sejak tahun 1947.

ISO 9001 merupakan standar standar acuan internasional bagi organisasi yang ingin membangun dan menerapkan sistem manajamen mutu. ISO 9001 sendiri telah mengalami perkembangan dan revisi sejak 1980, 1987, 1994, 2000, 2008 dan 2015 menyesuaikan kebutuhan manajemen kualitas pada masanya. ISO berisikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi sebuah perusahaan dalam membentuk suatu quality management system. Perusahaan yang berpedoman pada ISO 9001:2015 dapat melakukan evaluasi apakah produk dan proses yang dilakukan oleh perusahaan tersebut dapat memenuhi persyaratan dari customer secara konsisten. Selain itu juga dapat memastikan konsisten muru produk dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan perusahaan ataupu pelanggan serta mencegah terjadi kegagalan mutu produk atau jasa sepanjang proses produksi.

Standar manajemen mutu ISO 9001:2015 juga bisa diterapkan pada bidang yang menghasilkan jasa seperti sekolah, universitas, rumah sakit dan bidang usaha lainnya. Pada dasarnya konsep dasar ISO 9001 bisa disederhanakan menjadi tiga hal. Pertama, perusahaan harus memiliki standar operasional prosedur dan sistem operasi yang jelas sehingga dapat dijadikan sebagai acuan bekerja, meskipun dalam ISO 9001:2015 berbeda seperti ISO 9001:2008 yang mewajibkan level dokumen wajib (pedoman mutu, prosedur, instruksi kerja, form rekaman), pada ISO 9001:2015 tidak diwajibkan semua proses dijabarkan dalam bentuk level dokumen berupa prosedur, namun bisa langsung dalam bentuk instruksi kerja ataupun alur proses tertentu. Kedua, karyawan yang bekerja harus kompeten untuk menghindari adanya ketidaksesuaian antara output atau proses yang terjadi dengan yang disyaratkan. Dan yang ketiga, adanya infrastruktur yang baik yang dapat digunakan oleh perusahaan (gedung, peralatan, software).

ISO 9001 memberikan acuan berupa sistem manajemen kualitas. Alasan perusahaan perlu memiliki sertifikasi ISO 9001 yaitu:

Ø  Perusahaan memiliki sistem jaminan kualitas dan mutu yang terstandarisasi internasional.

Ø  Memiliki sistem jaminan kualitas bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan maupun partner.

Ø  Kualitas produk yang terjamin memiliki implikasi secara langsung ataupun tidak pada kepuasan pelanggan.

Ø  Penetapan risiko dan peluang yang dikaitkan dengan konteks dan sasaran organisasi.

Ø  Mencegah terjadinya kegagalan proses dan kerugian akibat terjadinya ketidaksesuaian mutu produk dan jasa.

Ø  Memiliki sertifikasi ISO 9001 mengharuskan adanya sistem yang terdokumentasi dengan baik di perusahaan. Dengan adanya dokumentasi terhadap sistem dapat mempermudah perusahaan untuk melakukan audit secara internal.

Sistem manajemen mutu adalah sebuah kesatuan antara struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses dan sumber daya yang digunakan serta saling berkaitan dalam menerapkan manajemen kualitas. Tujuh prinsip utama manajemen mutu berdasarkan perspektif ISO 9001:2015 yaitu:

1)     Fokus pada pelanggan.

2)     Kepemimpinan.

3)     Keterlibatan sumber daya manusia.

4)     Pendekatan proses.

5)     Peningkatan secara terus menerus.

6)     Pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta.

7)     Manajemen hubungan dengan stakeholder.

 

https://mie.binus.ac.id/2021/04/07/iso-90012015-pengantar-standar-manajemen-mutu/

No comments:

Post a Comment