Pages

Thursday, June 27, 2019

PERANAN AGAMA DALAM MASYARAKAT


MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR

“PERANAN AGAMA DALAM MASYARAKAT”



Disusun Oleh :
Danon Anung Triutomo (31418659)



KELAS 1ID01






Pengertian agama menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah system yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya.

Agama juga memiliki fungsi /peran penting dalam masyarakat seperti :

1.      Fungsi edukatif.
2.      Fungsi penyelamatan.
3.      Fungsi pengawasan sosial (social control).
4.      Fungsi memupuk Persaudaraan.
5.      Fungsi transformatif.

Agama sendiri memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat, seperti pada zaman sekarang banyak masyarakat hanya mengaku-ngaku agama yang ia miliki tanpa mendalami atau mempelajari lebih lanjut agama yang ia anut.

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kemudian lahir pemikiran-pemikiran yang berlandaskan pada pemikiran sekuler seperti pemikiran Max Weber yang mengatakan bahwa pada masyarakat modern agama akan lenyap karena pada masyarakat modern dikuasai oleh teknologi dan birokrasi. Tetapi pemikiran tersebut  hampir saja terjadi. Sebagai contoh yang terjadi di negara-negara komunis seperti Rusia, RRC, Vietnam yang menerapkan penghapusan agama karena tidak sesuai dengan ideologi negara tersebut, tetapi beberapa orang berhasil mempertahankan agama tersebut, bahkan umat beragama semakin meningkat. Dengan mengirasionalkan agama bahwa agama adalah sesuatu yang salah dalam pemikiran, tetapi dengan sendirinya umat beragama dapat berpikir dan mengetahui apa yang dipikirkan mengenai agama. Sehingga umat beragama dapat memahami apa arti sebuah agama dam manfaatnya.

Karena semakin berkembangnya ilmu pengetahuan yang demikian dinamis, teori-teori lama kemudian mengalami penyempurnaan dan revisi. Bukan pada tempatnya membandingkan kebenaran ilmu pengetahuan dengan kebenaran yang diperoleh dari informasi agama. Pemeluk agama meyakini kebenaran agama sebagai kebenaran yang bersifat kekal, sementara kebenaran ilmu pengetahuan bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan kemampuan pola pikir manusia. Ilmu pengetahuan sendiri sebenarnya bisa menjadi bagian dari penafsiran nilai-nilai agama. Sepertia yang dikatakan David Tracy bahwa ilmu pengetahuan itu mengandung dimensi religious, karena untuk dapat dipahami, dan diterima diperlukan keterlibatan diri dengan soal Ketuhanan dan agama.

   Cara-cara untuk melestarikan agama islam salah satunya adalah bisa dengan film-film animasi mengenai ajaran agama islam agar lebih mudah di cerna oleh anak-anak khususnya, yang mana akan menanamkan sifat teladan islam dan mengajari hal apa saja yang baik dan buruk pada diri anak sejak kecil contohnya dengan serial kartun NUSSA, kartun buatan Indonesia yang sudah lumayan dikenal oleh masyarakat karena karakternya yang sangat  lucu. Bisa juga melalui melalui musik contohnya seperti lagu lagu yang di bawakan oleh Nisa Sabyan,Opik ,dll.  





No comments:

Post a Comment