MAKALAH
BAB
1
Pendahuluan
Latar
belakang
Kemiskinan sering sekali
dikaitkan dengan ilmu pengetahuan. Banyak orang yang menilai bahwa orang yang
miskin itu berarti orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang kurang sehingga
mereka tidak mampu untuk mencapai penghasilan yang banyak, atau bahkan ereka
cenderung malas untuk bekerja.
Hal ini juga berkaitan dengan
kebijakan-kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Banyak orang yang terus menerus menggali
ilmu utuk dapat menciptakan sesuatu yang baru dan mempermudah pekerjaan
individu atau kelompok. Tetapi tanpa sadar memiliki dampak negatif bagi
kalangan masyarakat tertentu. Sehingga menyebabkan perekonomian yang tidak
merata.
Maksud
dan Tujuan
Ada pun maksud dan tujuan dari
makalah ini adalah untuk melengkapi tugas Ilmu sosial dasar yang di berikan
kepada saya dan saya berharap makalah ini akan bermanfaat bagi para pembaca
Rumusan
Masalah
1.
Apa yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan ?
2.
Apa yang dimaksud dengan teknologi ?
3.
Apa yang dimaksud dengan kemiskinan ?
4.
Apa kaitan antara ilmu pengetahuan, teknologi dan
kemiskinan ?
BAB 2
Pembahasan
A.
ilmu pengetahuan
Ilmu pengetahuan
menurut KBBI adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara
bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan
gejala tertentu di bidang (pengetahuan) itu. Ilmu pengetahuan berfungsi untuk
mengendalikan gejala alam berdasarkan suatu teori atau pendekatan, menjelaskan
sesuatu berdasarkan premis pangkal ilir yang telah ditetapkan sebelumnya,
dan menjelaskan faktor sebab akibat
suatu kejadian atau peristiwa. dapat dipertanggungjawabkan.
B.
Teknologi
Teknologi adalah
pemanfaatan ilmu untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengerahkan semua
alat yang sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan dan skala nilai yang ada.
Teknologi bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah praktis serta untuk
mengatasi semua kesulitan yang mungkin dihadapi.
C.
Kemiskinan
Kemiskinan lazimnya
dituliskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang
pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak
cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang palin pokok seperti pangan, pakaian,
tmpat berteduh,dll.(Emil Salim,1982). Kemiskinan merupakan tema sentral dari
perjuangan bangsa akan kemerdekaan bangsa, dan motivasi fundamental dari
cita-cita menciptakan masyarakat adil dan makmur.
Garis kemiskinan
yang menentukan batas minimum pendapatan yang diperlukan untuk memenuhi
kebutuhan pokok, bisa dipengaruhi oleh tiga hal :
1. Kemiskinan yang
disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. Pada aspek badaniah, biasanya
orang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang
sehat jasmani. Sedangkan aspek mental, biasanya mereka disifati oleh sifat
malas bekerja dan berusaha secara wajar, sebagaimana manusia lainnya.
2. Kemiskinan yang
disebabkan oleh bencana alam. Biasanya pihak pemerintah menempuh dua cara,
yaitu memberi pertolongan sementara dengan bantuan secukupnya dan
mentransmigrasikan ke tempat hidup yang lebih layak.
3. Kemiskinan buatan
atau kemiskinan struktural. Selain disebabkan oleh keadaan pasrah pada
kemiskinan dan memandangnya sebagai nasib dan takdir Tuhan, juga karena struktur
ekonomi, sosial dan politik.
D.
Hubungan antara Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan
Kemiskinan
Kita analogikan
dalam kehidupan seperti kita sedang makan, ilmu pengetahuan sebagai wadah,
makanannya/ isi wadah nya itu adalah teknologi, jadi ilmu pengetahuan dan
teknologi bisa disebut satu kesatuan atau berhubungan, lalu dengan kemiskinan
adalah jika kita tidak memakan makanan tersebut yaitu ilmu pengetahuan
teknologi maka kita akan jatuh sakit/ bisa kita sebuat miskin. jadi ketiga ini
adalah satu kesatuan, ini adalah analoginya. dengan hubungan nya yang jelas
adalah sekarang kan jaman modern, apa-apa menggunakan sebuah teknologi, nah
disini saja sudah terlihat, apa-apa menggunakan teknologi artinya semua
pekerjaan pastinya menggunakan sebuah teknologi, apabila kita tidak mempunyai
tadi ilmu pengetahuan dan teknologi, kita akan sulit mendapatkan perkerjaan dan
alhasil kita jadi menganggur, pemasukan sedikit tetapi kebutuhan semakin
banyak, serba kekurangan, dan ini bisa dibilang kemiskinan.
maka dari itu kita
selagi masih muda/mempunyai kesempatan yang banyak, manfaatkan waktu dengan
sebaik-baiknya dengan mencari sebuah ilmu yang berguna untuk kedepannya.
BAB 3
Penutup
Penutup
Kesimpulan
Ilmu pengetahuan,
teknologi dan kemiskinan adalah sesuatu yang bertentangan. Teknologi diciptakan
oleh manusia demi kesejahteraan umat manusia dan untuk memenuhi kebutuhan
manusia dengan arti menciptakan, mencari kesenangan manusia, melindungi dari
malapetaka, kelaparan, melindungi dari bahaya kekejaman alam serta memenuhi
kebutuhan pokok manusia.
Ilmu pengetahuan,
teknologi serta kemiskinan memiliki kaitan struktur yang jelas, sebab bagi
siapa saja yang dapat menguasai IPTEK maka ia akan berkembang mengikuti era
globalisasi yang sudah modern ini. Dan bagi siapa saja yang tidak menguasai
IPTEK maka ia akan tertinggal jauh oleh pesatnya perkembangan teknologi di
zaman ini.
Bila di zaman yang
modern ini masih ada masyarakat yang tertinggal dan tidak menguasai IPTEK maka
mungkin saja masyarakat masih terpuruk dalam kemiskinan karena mereka masih
menggunakan cara lama yang sudah tertinggal dan tidak efektif dan efisien lagi
di zaman ini.
Sumber :

No comments:
Post a Comment